Kala itu aku tak sendiri
Terselimuti oleh senyum simetri
Indah dan tidak dapat dipungkiri
Karena itu aku mulai mengakui
Aku percaya hingga yang aku katakan terkhianat
Aku mulai bodoh hingga aku tersesat
Aku gila hingga semua menjauh
Perlahan senyum itu menghilang
Kini hanya segaris bibir yang tak tersentuh
Semua datar dan saling menyalahkan
Kenapa dunia itu kejam?!
Iya, bukan masalah kalau tidak dipermasalahkan
Iya, bukan kehilangan kalau tidak menyia-nyiakan
Karena satu yang dulu ada
Kini hilang tertelan dermaga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar